Jumat, 14 Oktober 2011

bentuk-bentuk

  Badan Usaha


            Suatu  organisasi atau badan yang mengelola faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang atau jasa biasa disebut badan usaha. Ada perbedaan antara badan usaha dan perusahaan. Perusahaan adalah suatu organisasi atau lembaga yang menggunakan dan mengkoordinasikan sumber-sumber ekonomi untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa bagi masyarakat. Dengan perkataan lain, perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. Sedangkan, Badan Usaha adalah rumah tangga ekonomi yang bertujuan mencari laba dengan menggunakan sejumlah modal dan tenaga kerja. Jadi, badan usaha merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis suatu bentuk organisasi perusahaan. Dengan demikian perusahaan merupakan alat bagi

 perusahaan untuk mencapai tujuannya memperoleh laba.
Setelah memilih jenis usaha yang cocok dengan minat dan bakatnya, seorang wirausaha harus mengetahui dan memilih bentukbentuk dari sebuah usaha. Bentuk-bentuk badan usaha ini secara umum dapat dibagi menjadi beberapa nama, seperti perusahaan perorangan, firma, komanditer (CV), perseroan terbatas (PT), dan koperasi. Anda tinggal memilih bentuk badan usaha mana yang akan digunakan. Masing-masing bentuk badan usaha mempunyai prasyarat tertentu dalam mengurusnya, serta pajak yang akan dibayarkan setiap bulan atau akhir tahun kepada pemerintah.

1. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat

Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

ciri dan sifat PT :

- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
- modal dan ukuran perusahaan besar
- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
- kepemilikan mudah berpindah tangan
- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
- sulit untuk membubarkan pt
- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Perseroan Komanditer adalah bentuk perjanjian kerjasama berusaha bers ama antara 2 (dua) orang atau dengan AKTA OTENTIK sebagai AKTA PENDIRIAN yang dibuat dihadapan NOTARIS yang berwenang. Para pendiri perseroan komanditer terdiri dari PESERO AKTIF dan PERSERO PASIF yang membedakan adalah tanggungjawabnya dalam perseroan.

Persero Aktif yaitu orang yang aktif menjalankan dan mengelola perusahaan termasuk bertanggung jawab secara penuh atas kekayaan pribadinya. Persero Pasif yaitu orang yang hanya bertanggung jawab sebatas uang yang disetor saja kedalam perusahaan tanpa melibatkan harta dan kekayaan peribadinya.

Kebaikan :

• Kemampuan manajemen lebih besar
• Proses pendirianya relatif mudah
• Modal yang dikumpulkan bisa lebih besar
• Mudah memperoleh kredit

Keburukan :


• Sebagian sekutu yang menjadi Persero Aktif memiliki tanggung tidak terbatas
• Sulit menarik kembali modal
• Kelangsungan hidup perusahaan tidak menentu

2. Firma

Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.

ciri dan sifat firma :

- Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
- Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
- keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
- seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
- pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
- mudah memperoleh kredit usaha a. Anggota firma biasanya sudah saling mengenal dan saling mempercayai.
- Perjanjian firma dapat dilakukan di hadapan notaris maupun di bawah tangan.
- Memakai nama bersama dalam kegiatan usaha.
- Adanya tanggung jawab dan resiko kerugian yang tidak ter

Kebaikan :

• Kemampuan manajemen lebih besar, karena ada pembagian kerja diantara para anggota
• Pendiriannya relatif mudah, baik dengan Ak ta atau tidak memerlukan Akta Pendirian
• Kebutuhan modal lebih mudah terpenuhi

Keburukan :

• Tanggungjawab pemilik tidak terbatas
• Kerugian yang disebabkan oleh seorang anggota, harus ditangung bersama anggota lainnya
• Kelangsungan hidup perusahaan tidak menentu.


3. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap

CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

ciri dan sifat cv :

- sulit untuk menarik modal yang telah disetor
- modal besar karena didirikan banyak pihak
- mudah mendapatkan kridit pinjaman
- ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
- relatif mudah untuk didirikan
- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu

Berdasarkan Jenis Perseroan, maka Perseroan Terbatas (PT) dibagi menjadi :

- PT-Non Fasilitas Umum atau PT. Biasa
- PT-Fasilitas PMA
- PT-Fasilitas PMDN
- PT-Persero BUMN
- PT-Perbankan
- PT-Lembaga Keuangan Non Perbankan
- PT-Us aha Khusus

Berdasarkan penanaman modalnya jenis perseroan terbatas dibagi menjadi :

Perseroan Terbatas dalam rangka rangka Penanaman Modal Asing (PT-PMA)
Perseroan Terbatas dalam rangka Penanaman Modal Dalam Negeri (PT-PMDN)
Perseroan Terbatas yang modalnya dimiliki oleh Warga Negara Indonesia/Badan Hukum Indonesia (PT-SWASTA NASIONAL)
PT-Perseron BUMN,Perseroan Terbatas yang telah go public (PT-Go Public) yaitu perseroan yang sebagian modalnya telah dimiliki Publik dengan jalan membeli saham lewat pasar modal (Capital Market) melalui bursa-bursa saham
Walaupun populer dalam kegiatan bisnis bentuk PT pun memiliki kebaikan dan keburukan antara lain

Kebaikan :

* Pemegang saham bertanggung jawab terbatas terhadap hutang-hutang perusahaan
* Mudah mendapatkan tambahan dana/modal misalnya dengan mengeluarkan
saham baru
* Kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin
* Terdapat efesiensi pengelolaan sumber dana dan efesiensi pimpinan, karena
pimpinan dapat diganti sewak tu-waktu melalui Rapat Umum Pemegang Saham
* Kepengurusan perseroan memiliki tanggung jawab yang jelas kepada pemilik atau
pemegang saham.
* Diatur dengan jelas oleh undang-undang perseroan terbatas serta peraturan lain
yang mengikat dan melindungi kegiatan perusahaan

Keburukan :

* Merupakan subjek pajak tersendiri dan deviden yang diterima pemegang saham
akan dikenak an pajak
* Kurang terjamin rahasia perusahaan, karena semua kegiatan harus dilaporkan
kepada pemegang saham
* Proses pendiriannya membutuhkan wak tu lebih lama dan biaya yang lebih besar
dari CV
* Proses Pembubaran, Perubahan Anggaran Dasar, Penggabungan dan
Pengambilalihan perseroan membutuhk an waktu dan biaya serta persetujuan dari
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Contoh : PT PERTAMINA, PT.Jasa Marga, PT. PLN, PT Asuransi Jiwasraya


http://olga260991.wordpress.com/2009/11/23/bentuk-bentuk-perusahaan/

Kamis, 13 Oktober 2011

Sukses Meraih cita-cita sebagai sarjana


   Punya cita-cita :

 langkah awal orang sukses adalah berani menentukan cita-cita, harapan dan keinginan yang ingin diperoleh dikemudian hari. Cita-cita merupakan langkah awal kesuksesan. Orang yang punya cita-cita berarti dia berani untuk sukses dan orang yang tidak punya cita-cita berarti dia tidak punya keinginan untuk sukses.

•   Punya visi :

 orang sukses selalu memiliki pandangan jauh ke depan. Orang yang memiliki visi tidak hanya melihat sesuatu yang terjai sekarang dan saat ini, tetapi juga selalu memperkirakan, memprediksi dan mempersiapkan sesuatu yang kelak akan terjadi dan sesuatu yang kelak ingin diperolehnya. Visi yang dimiliki orang sukses berkaitan dengan cita-cita yang ingin diperoleh di masa yang akan datang.

•   Punya target :

 dalam melaksanakan visi guna meraih cita-citanya, orang sukses memiliki perencanaa-perencanaan dan perhitungan-perhitungan yang matang terhadap apa yang menjadi tujuannya. Pelaksanaan target berkaitan dengan apa yang ingin diperoleh dalam kurun waktu tertentu sebagai tahapan untuk meraih kesuksesan.

•   Berfikir positif :

orang yang sukses selalu yakin bahwa cita-cita, visi dan targetnya akan dicapai sesuai dengan perhitungan dan perencanaan. Orang yang berfikir positif selalu optimis bahwa cita-citanya akan tercapai dan terlaksana dengan baik..

•   Berani memulai :

 orang yang sukses berani untuk memulai usaha-usaha yang akan menjadikan cita-citanya tercapai. Orang sukses bukan penghayal yang memiliki cita-cita, visi dan target tapi tidak pernah berkeinginan memulai usaha menuju cita-citanya itu.

•   Disiplin, sungguh-sungguh dan tekun :

 disiplin terhadap apa yang direncanakan merupakan salah satu modal meraih sukses. Untuk menjadi orang sukses juga diperlukan ketekunan dan kesungguhan dalam berusaha.

•   Berserah diri dan berdo’a :

sebagai manusia yang beriman, berserah diri merupakan suatu bentuk optimisme setelah melakukan segala usaha dalam meraih cita-cita. Berdo’a juga sangat penting dilakukan karena segala usaha yang telah dilakukan tidak akan terwujud tanpa izin-Nya.

•   Evaluasi :

setelah melakukan berbagai usaha diatas dalam kurun waktu tertentu, cobalah untuk melakukan evalusi terhadap usaha yang telah dilakukan, apakah sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan, atau tidak? Evaluasi dilakukan untuk mengingat kenmbali tujuan semula dan menyempurnakan kembali usaha-usaha yang telah dilakukan.

•   Bersyukur :

setelah semua cita-cita dan harapan terjadi, sudah sepantasnya untuk mensyukuri kesuksesan yang telah dicapai dengan cara menikmati dan memanfaatkan kesuksesan itu dengan sebaik
mungkin.

 Ketika kita sudah merencanakan sebelumnya dengan apa yang kita inginkan pasti rasanya senang banget dan pastinya orang tua juga bangga kepada anknya yang giat dalam perencanaan yang di inginkan entah dari yang kecil sampai yang besar asalkan kita ada kemauan untuk mencapai tujuan kita masing-masing. 

Walaupun awalnya pernah mengalami kegagalan tapi saya tetap semangat untuk mencapai tujuan yang kita ingikan entah bagaimnapun caranya tapi saya tetap semangat dan berusaha semaksimal mungkin untuk mncapai cita-cita yang di ingikan.

Dan pada akhirnya tujuan yang di rencanakan sebelumnya tercapai juga dalam meraih cita-cita sebagai sarjana dan orang tuapun bangga kepada anaknya yang telah berusaha untuk mencapai cita-cita sebagai sarjana.

Pengalaman belajar di perguruan tinggi

Mencoba menulis Pengalaman Di Perguruan Tinggi dulu, jika teringat ketika masih duduk kuliah pada Perguruan Tinggi idaman saya sungguh membuat ingin kembali mengulang masa-masa indah itu. Betapa tidak walau bias dikatakan mahasiswa bandel tetapi semua mata kuliah menyangkut Komputer dan sejenisnya semua nilai lumayan sih padahal Kurang terlalu banyak belajar ketika pulang dari kuliah, namun mata kuliah lain banyak yang anjlok 

Pengalaman Di Perguruan Tinggi

Pada awal kuliah di perguruan tinggi sungguh semangat masih berkobar, banyak sebab seperti faktor baru mendapatkan banyak teman di Perguruan Tinggi, Ada seseorang insan yg di sukai, ingin cepat merasakan bagaimana rasanya belajar menuntut ilmu mengunakan baju bebas, ya jelas dong karena ketika masih di Bangku Sekolah dasar sampai dengan Sekolah Menengah Atas selalu mengenakan pakaian Seragam.


Idaman Selain memberikan kita ilmu lanjutan dari bangku Sekolahan dulu, setiap mahasiswa di gembleng supaya bisa mendiri menghadapi segala sesuatunya. Sangat berbeda sekali sewaktu SMA dulu, setiap tindak tanduk kita selalu diarahkan oleh sang guru, sebab usia SMA masih bilang terbilang sangat labil sekali setiap melakukan tindakan. 

Jika dilihat grafik dapat dikatakan turun naik namun di penghujung mau tamat Perguruan Tinggi baru semangat bergelora lagi. Namun walau seperti itu alhamdulliah nilai Ipk lumayan berkisaran 3,…… walaupun hasilnya lumayan bgus tp kita tidak boleh pantang menyerah n sllu optimis dlm menjalankan kul niedengan semangat dan selalu banyak saingannya namun kita harus tetap berusaha agar mendapatkan pa yang kita inginkan walaupun itu sangat berat sekali kita jalni tapi kita tidak boleh patah semangat untuk menjalnkan kuliah kita. 

Dan sangat berat menjalankan aktivitas-aktivitas yang pernah kita jalankan sebelumnya terkadang banyak sekali tugas yang di kasih dosen untuk kita kerjakan entah itu di kls ataupun di rumah atau bikin makalah dan lain-lainnya.

Dan kita juga bisa mengenal satu sama lain antara  kakak-kakak kls kita yang berada di kampus tapi awlnya  kita sangat berat untuk menjalaninya tapi lama-kelamaan akan jadi lebih ringan untuk dijalaninya dan sampai akhirnya kita bisa merasakan pengalaman belajar  di perguruan tinggi.

Strategi Belajar Di Perguruan Tinggi


Kuliah di perguruan tinggi boleh jadi merupakan salah satu pengalaman hidup yang terpenting bagimu. Sayang sekali pengalaman ini tidak selalu merupakan pengalaman yang menyenangkan, terkadang justru dapat berubah menjadi salah satu pengalaman tragis seseorang (misalkan kamu terlarut dalam sebuah kegiatan kelompok mahasiswa, dan terseret ikut tawuran, dan akhirnya masuk rumah sakit beberapa minggu!). Dengan strategi kuliah yang tepat, kuliah dapat kamu ubah dari kehidupan yang monoton, dan membosankan menjadi pengalaman hidup penuh tantangan yang paling manis dan berharga.
Di samping membutuhkan dana yang tidak sedikit, kamu yang kuliah juga menghadapi beragam masalah yang unik, berbeda-beda dari satu mahasiswa ke mahasiswa lainnya. Ini disebabkan karena latar belakang sosial-ekonomi yang berbeda, aspirasi, lingkungan belajar di kampus yang berbeda, interaksi lintas budaya, lintas klas-sosial, dan banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas kuliah sebagai sebuah pengalaman hidup.
Masalah yang kamu persepsikan dapat amat beragam. Kamu mungkin menganggap “lulus tidak tepat waktu” sebagai masalah, atau bahkan “lulus tidak cum laude” sebagai masalah bila kamu selama ini selalu juara kelas. Ada lagi kamu yang berpikir bahwa “lulus dengan IP pas-pasan” sebagai masalah, ataupun “Lulus, tapi tidak dapat pekerjaan terlalu lama” sebagai masalah. Semua persepsi masalah ini, bila kamu sadari, memerlukan strategi kuliah yang berbeda-beda.
Menghadapi rangkaian masalah khas yang harus kamu hadapi selama masa kuliah, tentu diperlukan semacam strategi kuliah, agar dalam keterbatasan waktu, dana, tingkat aspirasimu, penyelesaian kuliahmu bukanlah peristiwa yang kebetulan, melainkan suatu keadaan yang sedikit banyak telah kamu antisipasi dan kamu ” rencanakan”.
Di samping itu kamu harus mempunyai strategi atau rencana untuk belajar di perguruan tinggi agar bias mudah masuk dan harus tetap semangat untuk  mencapai tujuan yang drencanakan sebelumnya.

Akuntansi Internasional 2

BAB 10         1.      Manajemen Resiko Keuangan           Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam men...