1.
Perhatikan format daftar pustaka pada
penulisan ilmiah (scientific research). Jelaskan dan berikan contoh untuk
masing-masing jenis aturan yang dihunakan dalam penulisan ilmiah, contohnya
Sistem Harvard, Sistem Harvard Modified, Sistem Vancouver, Sistem Abjad dan
Sistem Nomor Urut.
Jawaban :
Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi informasi tentang sumber
pustaka yang telah dirujuk dalam tubuh tulisan. Format perujukan pustaka
mengikuti cara Harvard atau cara Vancouver. Untuk setiap pustaka yang dirujuk
dalam naskah harus muncul dalam daftar pustaka, begitu juga sebaliknya setiap
pustaka yang muncul dalam daftar pustaka harus pernah dirujuk dalam tubuh
tulisan.
a. Sistem
Harvard
Penjelasan
:
Didalam
pembuatan penulisan, daftar pustaka harus ditulis secara urut yaitu secara
alfabetis kemudian dibubuhkan tanda () disetiap penulisan tahun, Publikasi dari
penulis yang sama dan dalam tahun yang sama ditulis dengan cara menambahkan
huruf a, b, atau c dan seterusnya tepat di belakang tahun publikasi (baik
penulisan dalam daftar pustaka maupun sitasi dalam naskah tulisan). Alamat
Internet ditulis menggunakan huruf italic. Terdapat banyak varian dari sistem
Harvard yang digunakan dalam berbagai jurnal di dunia.Untuk lebih lanjut dapat
dilihat contoh di bawah ini :
•
Kaufman-Bühler W., Peters A. & Peters K. (1981) Mathematicians love books.
Dalam:
Steen, L.A. ed. (1981) Mathematics tomorrow, hlm. 121–126. Springer-Verlag, New
York.
• Nybakken
J.W. (1988) Biologi laut: Suatu pendekatan ekologis. Terj. dari Marine
biology:
An ecological approach, oleh Eidman M., Koesoebiono, Bengen D.G., Hutomo M.
& Sukardjo S., xv + 459 hlm. PT Gramedia, Jakarta
• Soemardi
T.P., Budiarso, Sumarsono D.A., Fauzan M., Djatmiko H. & Huwae R. (1997)
Light and low cost crossflow microhydro water turbine using composite materials.
Makara *2B, 42–50. [Keterangan: (*) 2 = nomor seri; B = seri majalah.]
• Varga,
R.S. Accurate numerical methods for nonlinear boundary value problems. Dalam:
OrtegaJ.M.& Rheinholdt W.C., eds.
(1970) Studies in numerical analysis 2: Numerical solutions of nonlinearproblems.
Symposium in Numerical Solution of Nonlinear Problems, Philadelphia,
October 21–23, 1968, hlm. 99–113. SIAM, Philadelphia.
b.
Sistem
Harvard Modified
Penjelasan :
Sistem
Harvad (H) dan Harvard Modified (Hm) mempunyai sedikit perbedaan, apabila dalam
metode H dibubuhkan () untuk setiap penulisan tahun, di dalam metode Hm ini
tanda () tidak dipakai melainkan tanda titik yang dibubuhkan setelah penulisan
tahun. Untuk lebih lanjut dapat dilihat contoh dibawah ini.
Contoh :
Kaufman-Bühler,
W., A. Peters & K. Peters. 1981. Mathematicians love books. Dalam:
Steen, L.A. (ed.). 1981. Mathematics tomorrow. Springer-Verlag, New
York: 121–126
Nybakken,
J.W. 1988. Biologi laut: Suatu pendekatan ekologis. Terj. dari Marine
biology: An ecological approach, oleh Eidman, M., Koesoebiono, D.G.
Bengen, M. Hutomo & S.Sukardjo. PT Gramedia, Jakarta: xv + 459 hlm.
Soemardi,
T.P., Budiarso, D.A. Sumarsono, M. Fauzan, H. Djatmiko & R. Huwae. 1997.
Light and low cost crossflow microhydro water turbine using composite
materials. Makara *2B: 42–50. [Keterangan: (*) 2 = nomor seri; B = seri
majalah.
Varga,
R.S. 1970. Accurate numerical methods for nonlinear boundary value problems. Dalam:
Ortega, J.M. & W.C. Rheinholdt (eds.). 1970. Studies in numerical
analysis 2: Numerical solutions of nonlinear problems. Symposium in
Numerical Solution of Nonlinear Problems, Philadelphia, October 21–23, 1968.
SIAM, Philadelphia: 99–113
c.
Sistem
V (= Vancouver)
Penjelasan
:
Sistem Vancouver (Author-Number
Style) merupakan kutipan pada naskah yang diberi nomor berurutan dan susunan
daftar pustaka mengikuti urutan seperti tercantum pada naskah dan tidak menurut
abjad.
Contoh :
1)
Prabowo
GJ and Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress syndrome due to
avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9.
2)
Grinspoon
L, Bakalar JB. Marijuana: the forbidden medicine. London: Yale University
Press; 1993.
3)
Feinberg
TE, Farah MJ, editors. Behavioural neurology and neuropsychology. 2nd ed. New
York: McGraw-Hill; 1997.
d. Sistem Abjad
Penjelasan ; Susunan berdasarkan abjad nama
penulis (A-Z).
Contoh berdasarkan sistem Vancouver.
1)
Feinberg
TE, Farah MJ, editors. Behavioural neurology and neuropsychology. 2nd ed. New
York: McGraw-Hill; 1997.
2)
Grinspoon
L, Bakalar JB. Marijuana: the forbidden medicine. London: Yale University
Press; 1993.
3)
Prabowo
GJ and Priyanto E. New drugs for acute respiratory distress syndrome due to
avian virus. N Ind J Med. 2005;337:435-9
e.
Sistem Nomor Urut
Penjelasan
:
Daftar
pustaka disusun berdasarkan nomor urut pengacuan buku dalam skripsi, bukan
abjad nama penulis.
Contoh:
1) Soemardi T.P., Budiarso, Sumarsono
D.A., Fauzan M., Djatmiko H. & Huwae R. 1997. Light and low cost crossflow
microhydro water turbine using composite materials. Makara *2B:
42–50. [Keterangan: (*) 2 = nomor seri; B = seri majalah.
2) Kaufman-Bühler W., Peters A. & Peters K.
1981. Mathematicians love books. Dalam: Steen, L.A. (ed.). 1981. Mathematics
tomorrow. Springer-Verlag, New York: 121–126.
3) Nybakken J.W. 1988. Biologi laut:
Suatu pendekatan ekologis. Terj. dari Marine biology: An
ecological approach, oleh Eidman, M., Koesoebiono, D.G. Bengen, M. Hutomo
& S. Sukardjo. PT Gramedia, Jakarta: xv + 459 hlm.
Jurnal
Penulisan jurnal sebagai Daftar
Pustaka mengikuti urutan: nama belakang penulis, nama depan penulis
(disingkat), tahun penerbitan (dalam tanda kurung), judul artikel (ditulis di
antara tanda petik), judul jurnal dengan huruf miring/ digarisbawahi dan
ditulis penuh, nomor volume dengan angka Arabdan digarisbawahi tanpa didahului dengan
singkatan “vol”, nomor penerbitan (jika ada) dengan angka Arab dan ditulis di
antara tanda kurung, nomor halaman dari nomor halaman pertama sampai dengan
nomor halaman terakhir tanpa didahului singkatan “pp” atau “h”.
Contoh:
Barrett-Lennard, G.T. (1983) “The Empathy Cycle: Refinement
of A Nuclear Concept”. Journal of
Counseling Psychology. 28, (2), 91-100.
2.. kalian temukan dan diskripsikan ketentuan
penulisan artikel ilmiah dalam publikasi jurnal ilmiah
a. Judul
b. Abstrak (abstrak ditulis dalam bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris, maksimum 250 kata).
c. Pendahuluan : pendahuluan memuat latar
belakang penelitian secararingkas dan padat, dan tujuan. Dukungan teori tidak
perlu dimasukkan pada bagian ini, tetapi
penelitian sejenis yang sudah
dilakukan dapat dinyatakan.
d.
Metode
Penelitian : etode penelitian merupakan prosedur dan teknik penelitian. Antara
satu penelitian dengan penelitian
yang lain, prosedur dan tekniknya akan
berbeda. Kalau tidak berbeda,
berarti penelitian itu hanya mengulang
penelitian yang sudah ada sebelumnya. Tapi
bukan berarti harus berbeda semuanya. Untuk
penelitian sosial misalnya, populasi penelitian mungkin saja sama, tapi
teknik samplingnya berbeda, teknik pengumpulan datanya
berbeda, analisis datanya berbeda, dan lain.lain.
Mohon diuraikan dengan jelas, bukan hanya mengopi dari penelitian lain. Kalau
mau disertakan penelitian yang dilakukan termasuk
ke dalam kategori penelitian yang mana, mohon diperhatikan
dengan baik, jangan asal mengopi. Bagian ini bisa dibagi menjadi beberapa sub
bab, tetapi tidak perlu mencantumkan penomorannya.
e.
Pembahasan
: bagian ini memuat data (dalam bentuk
ringkas), analisis data dan interpretasi terhadap
hasil. Pembahasan dilakukan dengan mengkaitkan studi empiris atau teori untuk
interpretasi. Jika dilihat dari proporsi tulisan, bagian ini harusnya
mengambil proporsi
terbanyak, bisa mencapai 50% atau lebih.
Bagian ini bisa dibagi menjadi beberapa sub bab, tetapi tidak perlu
mencantumkan penomorannya.
f. Penutup
: bagian ini memuat kesimpulan dan saran. Kesimpulan dan saran dapat dibuat
dalam sub bagian yang terpisah. Kesimpulan
menjawab tujuan, bukan mengulang teori, berarti menyatakan hasil
penelitian secara ringkas (tapi bukan ringkasan pembahasan).
Saran merupakan penelitian lanjutan yang
dirasa masih diperlukan untuk penyempurnaan hasil
penelitian supaya berdaya guna. Penelitian
tentunya tidak selalu berdaya guna bagi
masyarakat dalam satu kali penelitian, tapi merupakan rangkaian penelitian yang berkelanjutan.
g. Daftar
Pustaka : bagian ini hanya memuat referensi
yang benar-benar dirujuk; dengan demikian, referensi
yang dimasukkan pada bagian ini akan
ditemukan tertulis pada bagianbagian sebelumnya. Sistematika
penulisannya adalah:
Menurut
abjad
Tidak
perlu dikelompokkan berdasarkan buku, jurnal,
koran, ataupun berdasarkan tipe publikasi lainnya.
Sistematika
penulisan untuk buku: nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama
pertama dan seterusnya). Tahun publikasi. Judul buku. Penerbit, kota.
Sistematika
penulisan untuk jurnal: nama penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama
pertama dan seterusnya). Tahun publikasi. “Judul tulisan.” nama jurnal.
Volume, nomor. Penerbit, kota.
Sistematika
penulisan untuk skripsi/tesis/disertasi: nama
penulis (kata terakhir lebih dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya).
Tahun lulus. Judul skripsi/tesis/disertasi. Penerbit, kota.
Sistematika
penulisan untuk artikel dari internet: nama penulis (kata terakhir lebih
dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal, bulan, dan tahun
download. Judul tulisan. Alamat situs.
Sistematika
penulian untuk artikel dalam koran/majalah: nama penulis (kata terakhir lebih
dahulu, lalu nama pertama dan seterusnya). Tanggal, bulan dan tahun publikasi.
“Judul tulisan.” Nama koran. Penerbit, kota.
3. Jelaskan
jika sumber informasi berupa buku atau majalah, data apa saja yang harus
dicantumkan sesuai dengan cara yang berlaku
Buku
Contoh
dalam Daftar Acuan:
- Keates, J.A. 1973. Cartographic
Design and Production. London: Longmans.ü
- Vanclay, F., and D. Bronstein. 1985.
Environmental and social impact assessment. Newü
- York: Wiley & Sons Mc Cafrey, R., Y.Bock, and J.Rais. 1990.
Crustal deformation and oblique plate convergenceüin Sumatera. Eos.Trans. 71: 637
Catatan: Dalam Daftar Acuan tidak
diperkenankan memakai et al. artinya “et alii” artinya “dan lainlain”. Semua
nama penulis atau kontributor pada penulisan tersebut ditulis dalam Daftar
Acuan, sesuai aturan baku. Hanya dalam teks, dapat dipakai et al. jika penulis
lebih dari dua orang, di belakang nama penulis
pertama yang merupakan entry dalam Daftar Acuan. Dalam teks mengacu pada contoh
sumber informasi di atas ditulis sebagai berikut:
-
(Keates
1973)
- (Vanclay
& Bronstein 1985)
-
(McCafrey
et al. 1990)
- Perhatikan
“et al.” ditulis selalu dengan huruf italic (miring) dan setelah “al” diikuti
dengan titik, karena ini kependekan dari “alii” (artinya: “and others”, “dan
lain-lain”). “et” artinya “dan” atau dalam bahasa Inggeris “and” sehingga tidak
diikuti dengan titik (bukan kependekan) Kalau para penulis adalah editor, bukan
yang menulis sendiri, maka di tambah di belakang nama atau nama-namanya dengan
singkatan ed. (artinya “editor”), contoh 1), atau dalam tanda kurung (contoh 2)
sebelum menulis angka “tahun” penulisan. Dalam bahasa Inggeris dipakai Eds.
jika editornya lebih dari satu orang. (Editors) Kata ed atau eds ditulis dengan
huruf miring Contoh: White, A.T., P.Martosubroto, and M.S.M. Sadorra. eds.
1989. Atau White, A.T., P. Martosubroto, and M.S.M. Sadorra (eds). 1989.
- Majalah
Aturan penulisan: nama belakang,
singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah (jika ada), tahun, judul artikel
(cetak miring), nama majalah/surat kabar, tanggal, halaman, kota penerbit. Contoh:
Majalah Tempo. 2002. Jatuhnya Enron. No. XXXVIII. 23 Januari. Halaman 18.
Jakarta Surat Kabar
Aturan penulisan: nama majalah/surat
kabar, tahun, judul berita (cetak miring), nomor dan/atau volume (jika ada),
tanggal, halaman, kota penerbit.
Contoh: Koran Tempo. 2002. Belajar dari Skandal Enron. 5
Februari. Halaman 21. Jakarta
Nara
Sumber :